Senin, 09 November 2009

PSSI U-19 Loyo


Setelah harus kalah 0-1 dari Singapura kini hanya dapat gigi jari pada laga kedua melawan Jepang 0-7 tanpa balas. Permainan yang tidak terkordinir, individualis, dan juga tidak paham apa yang dikatakan oleh pelatih mungkin salah satunya. Apa yang dipelajari di Uruguay ternyata hanya jalan-jalan dan juga traveling backpaker mungkin, dan status tidak sekolah. Untuk apa dipertahankan lagi team yang jadi seperti ini hasilnya, hanya menghabiskan uang saja. Begitulah kata kasarnya yang harus dikatakan untuk menyadarkan seluruh pengurus PSSI juga para pemain U-19 Indonesia.

Jadi malu terkadang melihat laga Indonesia tadi melawan Jepang. Indonesia jadi bulan-bulanan permainan Jepang yang terus menerus menyerang dan melakukan positive football. Baik team keseblasan Jepang telah mengajarkan Indonesia bermain bola. Sampai-sampai terkadang menyalahkan pelatih dalam mengatur strategi. Harusnya pelatih memasukan penyerangan nya dengan nama-nama pemain terbaik. Bukan untuk disimpan. Dilihat dari permainan tadi pemain yang layak dimasukan untuk sistem penyerangan yaitu Syamsir Alam, Alan Martha, Sahlan Sodiq, dan juga Lestaluhu. Harusnya keempat pemain itu bisa menjadi pemain yang mampu menjetak goal untuk Indonesia. Tadi bagaimana, busuk semua sistem penyerangan Indonesia hanya dapat gigit jari.

Harusnya pelatih lebih mampu membaca situasi lawan. Seorang Cristiantoko bek sayap no.2 tidak bermain layaknya seperti kemarin. Hanya dapat diam dan menunggu goal lawan. Baik sekali cara penjagaannya, sampai-sampai bisa kebobolan 7 goal sekaligus, mau bunuh kiper ya.

Kiper nya sudah baiik kok malah dimain-mainin gitu. Kasihan tuh kiper, besok pada pulang aja lagi, sekolah lanjutin nyari deh gelar S1 terus test CPNS. Hehehe.., habisnya mental pemain bolanya tidak ada. Hanya ngabisin uang dan bikin malu. Ayo terus maju team nasional Indonesia. PSSI seleksi pemain timnas itu jangan pake kolusi atau nepotisme dunk, yang wajar. Kalau yang bagus ya bagus. Jangan seluruh pemain nya hanya sekitar pulau jawa. Regrads!!!

Senin, 26 Oktober 2009

Bangsat ISRAEL!!!


Kembali perang harus dijalani oleh negara Palestina. Dasar bangsat Israel, mereka kembali membunuh orang Palestina tanpa sebab lagi dalam perebutan komplek perumahan di dekat mesjid dil aksa. Mereka menembak, menyiksa, membunuh pengunjuk rasa bangsa Palestina yang tidak memiliki senjata. Dasar biadab, tidak ada sedikitpun perasaan mereka yang bisa membuat mereka sadar bahwa apa yang mereka lakukan itu keji. Harusnya bangsa Indonesia tidak perlu melaporkan hal ini ke sidang PBB. PBB hanyalah ibu Israel. Yang terus menyokong kaum Zionis. Indonesia haruslah langsung saja mengumpulkan seluruh kaum Muslim untuk memberikan perlawanan kepada Israel. Atau laporin aja kali sama Osama Bin Laden. Berikan mereka pelajaran seluruh kaum muslim. Kenapa hanya terdiam semua, bangkit berasama kita ikut ambil andil dalam hal ini dan sama-sama kita berjihat. Allahuakbar!!!.

Senin, 28 September 2009

Timnas U-23 Minim Persiapan

Waktu persiapan yang hanya sepuluh pekan membuat pelatih Alberto Bica belum bisa menentukan target.


Sesi Latihan - Tim Nasional Sepakbola Senior Indonesia ( GOAL.com / Dhedhe D. )

Oleh Donny Afroni

KON/KOI dan PSSI telah memberikan target medali, minimal perunggu kepada timnas U-23 di SEA Games 2009 yang berlangsung di Laos pada Desember nanti. Namun, saat ini timnas U-23 mulai dibayangi persoalan besar.

Waktu persiapan yang sangat singkat, yakni sekitar sepuluh pekan, membuat pelatih Alberto Bica belum bisa menentukan targetnya. Padahal KOI dan PSSI menginginkan timnas menyumbangkan medali kali ini.

“Kami hanya memiliki sedikit waktu untuk persiapan. Tapi mau bagaimana lagi, itu kebijakan BTN. Lagi pula latihan tidak akan optimal jika pemain berpuasa, meski pun dipaksakan,” ujar Bica.

Bica mengakui, di atas kertas, kemampuan individual para pemain timnas U-23 cukup bagus. Namun, dia melihat kelemahan dari kerja sama tim. Ini yang hingga sekarang masih menjadi persoalan krusial bagi tim 'Merah Putih' untuk tampil di Laos nanti.

Kondisi ini berbeda terbalik dengan bakal lawan yang akan dihadapi. Sejumlah negara tetangga, seperti Singapura, Vietnam, dan Malaysia ini melakukan uji coba segi empat Pra-SEA Games mulai 2-6 Oktober mendatang.

“Saya tidak mau memikirkan lawan dulu saat ini. Saya hanya fokus memperbaiki kekurangan tim selangkah demi selangkah,” kata Bica.

Persema Dipermalukan Gresik United

Keperkasaan Persema Malang sebagai tim kontestan Superliga edisi kedua musim depan tercoreng, setelah dipermalukan tim divisi utama Gresik United.


Persema Malang (kontekaja.com)

Oleh Yuslan Kisra

Tim promosi Superliga edisi kedua musim ini Persema Malang tampaknya harus kembali mengevaluasi skuad timnya, sebelum tampil di kasta tertinggi kompetisi sepakbola nasional musim depan.

Itu setelah skuad tim besutan pelatih Subangkit ini dipermalukan tim divisi utama Liga Indonesia Gresik United, dengan skor 2-1, di laga turnamen Liga Jawa Timur (Jatim) 2009.

Parahnya, tim yang sedang mempersiapkan diri tampil di Superliga sebagai pendatang baru ini dipermalukan di hadapan publiknya, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (26/9).

Sempat unggul lebih dahulu pada menit ke-43, setelah pemain Gresik United, Angel, melakukan gol bunuh diri melalui tandukan, Persema tidak mampu mempertahankan keunggulan tersebut.

Adalah Angel yang menebus kesalahannya di babak pertama, dengan mencetak gol pada menit ke-70, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1.

Peluang Persema menambah keunggulan sempat diperoleh tiga menit kemudian, setelah wasit memberikan hadiah penalti, menyusul pelanggaran keras terhadap Siswanto di kotak terlarang.

Sayang karena eksekusi Jairon Felichiano gagal membuahkan hasil, setelah tendangan penaltinya mampu ditepis kiper Gresik United, Usman Pribadi. Kedudukan pun tidak berubah.

Semakin menyesakkan, karena Persema yang unggul pemain akibat diusirnya Fery Hadi karena akumulasi kartu kuning usai melanggar keras Siswanto, tidak mampu dimanfaatkan untuk menambah gol.

Aling-aling menambah keunggulan, pemain Persema justru dipaksa keluar lapangan dengan kepala tertunduk, setelah Kacung HM memaksa kiper I Komang Putra kembali memungut bola dari gawangnya pada menit ke-83. Sekaligus membawa Gresik United unggul 2-1.

Persib Ditahan Imbang Deltras

Persib Bandung melewati laga perdananya di Liga Jawa Timur (Jatim) 2009 dengan hasil imbang, setelah dipaksa bermain tanpa gol Deltras Sidoarjo.


Christian Gonzales - Persib Bandung ( GOAL.com / Dhedhe D. )

Oleh Yuslan Kisra

Persib Bandung gagal mendulang poin penuh setelah ditahan imbang tanpa gol tim divisi utama Deltras Sidoarjo, di laga perdana grup D Liga Jatim 2009 di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Minggu (27/9) malam ini.

Persib bahkan harus menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain, menyusul diusirnya striker Hilton Mereira keluar lapangan oleh wasit Suwardi asal Malang, pada menit ke-72.

Menurut Irvan Suryadireja, media officer Persib, saat dihubungi GOAL.com beberapa saat lalu, meski gagal menuai poin penuh, tapi hasil yang dicapai di laga ini tidak begitu mengecewakan.

Pasalnya lanjut pria yang juga wartawan olahraga dari sebuah harian terbesar di Jawa Barat ini, sejak awal Persib memang tidak ada target apa pun di ajang yang merupakan laga pemanasan, jelang tampil di Superliga edisi kedua musim depan tersebut.

"Lagi pula, beberapa pemain kami tidak bisa tampil karena mengikuti pelatnas. Bahkan Budi (Sudarsono) juga baru bergabung usai menjalani umroh, sehingga jelas kami tidak bisa turun dengan kekuatan penuh," tandas Irvan.

Persik Ditahan Imbang Tim Divisi Utama

Gagal mempertahankan keunggulan, Persik Kediri hanya mampu berbagi angka setelah ditahan imbang tim divisi utama PSBI Blitar.


Persik Kediri (GOAL.com/Hery Sudewo)

Oleh Yuslan Kisra from: goal. com

Persik Kediri gagal mendulang poin penuh di laga perdana turnamen Liga Jawa Timur (Jatim) 2009, setelah ditahan imbang 1-1 PSBI Blitar di Stadion Brawijaya Kediri, Jumat (25/9).

Sempat unggul lebih dahulu melalui tendangan keras Harianto pada menit ke-17, tim berjuluk "Macan Putih" yang hingga turun minum masih memimpin 1-0 gagal mempertahankan keunggulannya.

Itu setelah mantan pemainnya yang kini berbaju PSBI Berta Yuana Putra, sukses menaklukkan kiper Wahyudi pada menit ke-48, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1.

Dan hingga akhir pertandingan, kedua tim tidak mampu menambah keunggulan, sehingga keduanya harus puas berbagi angka, di laga pembuka turnamen pemanasan jelang bergulirnya Superliga edisi kedua musim depan tersebut.

Liverpool Bidik David Villa

Klub Liga Primer Inggris ini menganggarkan €49 juta untuk menggaet striker milik Valencia.


David Villa - Valencia (PA)
Oleh MT Rizky from: goal.com

Pelatih Liverpool Rafael Benitez meminta pemilik klub agar menyediakan dana guna menggaet striker David Villa dari klub La Liga Spanyol Valencia.

Villa sebelumnya sempat menjadi incaran dua klub raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, pada sesi transfer musim panas lalu. Namun Barca mengalihkan bidikannya dengan membeli Zlatan Ibrahimovic. Sedangkan Madrid menggaete Karim Benzema dari Lyon.

Saat ini pemain tim nasional Spanyol tersebut terbuka peluangnya untuk meninggalkan Mestalla dan sebuah pilihan dengan hijrah ke kompetisi Liga Primer Inggris.

Benitez yang pernah melatih Valencia, mengatakan, David Villa merupakan tipe pemain yang dapat membawa Liverpool ke level lebih tinggi lagi. Benitez dikabarkan sudah melakukan pendekatan dengan George Gillet dan Tom Hicks guna melapangkan niatnya mendapatkan Villa.

Harian Sunday People menyebut, nilai transfer untuk membujuk Villa hengkang dari Valencia setidaknya dibutuhkan dana sekitar €49 juta. Jika kepindahan ini tercapai maka David Villa akan bertemu dengan rekan senegaranya Fernando Torres.



Jadilah seorang anggota GOAL.com Indonesia di Facebook. Selain itu, Anda juga bisa bergabung ke dalam group